PENAJABAR.COM, CIREBON - Rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) resmi dihentikan pada Rabu (25/3/2026) pukul 17.50 WIB seiring mulai meredanya arus balik Lebaran Idulfitri 1447 H di wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya.
Volume kendaraan tercatat turun sekitar 10 persen dibanding hari sebelumnya.
Penghentian one way Tol Cipali dilakukan berdasarkan diskresi Korlantas Polri dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan bahwa normalisasi arus dari sistem satu arah ke dua arah membutuhkan proses sterilisasi terlebih dahulu.
"Proses sterilisasi dilakukan secara bertahap yang diawali dari rest area dan dilanjutkan ke jalur utama, dengan pengaturan dan pengawasan petugas di lapangan, serta berdasarkan diskresi dan arahan langsung dari kepolisian, guna memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas," tutur Ardam Rafif Trisilo, dikutip penajabar.com dari Pikiran Rakyat yang terbit pada Rabu (25/3/2026).
Sterilisasi dimulai pukul 15.30 dari Gerbang Tol Palimanan Cirebon Km 188 hingga GT Cikopo Km 72 di wilayah Purwakarta.
Arus Balik Lebaran di Nagreg Capai 123.400 Kendaraan, Puncak Kedua Diprediksi Akhir Pekan
Setelah one way dihentikan, jalur A kembali bisa dilintasi kendaraan dari Jakarta menuju Cirebon, sementara kendaraan arah sebaliknya menggunakan jalur B sebagaimana skema dua arah normal.
Volume Lalu Lintas Tol Cipali Capai 67.000 Unit
Astra Tol Cipali mencatat volume lalu lintas sebanyak sekitar 67.000 unit pada periode pukul 00.00–17.00, turun sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.