PENAJABAR.COM, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp207 miliar untuk program Dana BOS Kinerja Prestasi 2025, yang akan disalurkan kepada 3.344 sekolah diseluruh Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam membentuk ekosistem pendidikan yang mendorong pengembangan talenta dan pencapaian prestasi siswa.
Program Dana BOS Kinerja Prestasi 2025 bukan hanya alokasi anggaran semata, tetapi merupakan bagian integral dari implementasi Asta Cita ke-4 pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul dan kompetitif.
Syarat sekolah yang menerima dana BOS Kinerja Prestasi 2025 ditetapkan berdasarkan rekam jejak pencapaian prestasi dalam dua tahun terakhir di ajang provinsi, nasional, maupun internasional.
Termasuk didalamnya 189 sekolah pengimbas yang berfungsi sebagai penyebar praktik baik ke sekolah-sekolah lain disekitarnya.
Menurut Mariman Darto, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, dana BOS Kinerja Prestasi 2025 bukan hanya soal prestasi semata, tapi bagian dari transformasi ekosistem pendidikan agar semua siswa dari latar belakang apapun memiliki peluang yang setara untuk tumbuh.
Hal tersebut diungkapkan Mariman Darto dalam webinar yang bertajuk “Menyalakan Prestasi, Membangun Talenta: Sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Prestasi tahun 2025” pada Kamis 19 Juni 2025.
"Kami ingin memastikan agar sekolah-sekolah terus mengembangkan talenta murid apapun latar belakangnya," ujar Mariman Darto pada Kamis (19/6).
Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025, penyaluran Dana BOS Kinerja Prestasi 2025 terdiri dari dua kategori yaitu BOS Reguler dan BOS Kinerja.