PENAJABAR.COM, CIBUNGBULANG - Proyek Strategis Nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, ditargetkan groundbreaking pada awal Agustus 2026.


Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau lokasi pada Senin (13/7/2026).


Peninjauan lokasi proyek PSEL Bogor Raya di Galuga dilakukan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Bidang Pangan, Dr. Ir. Nani Hendiarti.


Kunjungan berlangsung pada Senin (13/7/2026) dengan turut dihadiri jajaran Pemkab Bogor dan unsur Forkopimcam setempat.


Dalam kesempatan itu, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade menekankan pentingnya ketertiban administrasi sebagai syarat mutlak kelancaran proyek.


"Sesuai pesan dari Ibu Deputi, kita harus tertib administrasi. Maka Pak Kadis, Pak Dede, nanti tolong dikawal secara administrasi apa saja yang dibutuhkan," ujar Jaro Ade pada Senin (13/7).


Jaro Ade menjelaskan bahwa ketertiban administrasi bersifat mutlak untuk memberikan kepastian hukum bagi investor yang menanamkan modal besar di Kabupaten Bogor.


Proyek ini disebut mendapat dukungan dari berbagai instansi pertahanan dan lembaga keuangan negara.


"Bukan hanya karena kita mendapat dukungan dari TNI, tetapi investor ini membawa anggaran yang besar. Hubungan investasi ini harus benar-benar diamankan secara administrasi. Karena lokasinya berada di wilayah Kabupaten Bogor, tidak boleh sedikit pun ada prasyarat administrasi yang tidak terpenuhi," tegasnya.