PENAJABAR.COM, BANDUNG – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menghadiri kegiatan Kick Off Intervensi Pencegahan dan Penurunan Kematian Ibu dan Bayi yang digelar di Auditorium RS Hasan Sadikin, Kota Bandung pada Selasa, 10 Juni 2025. 

Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

Jaro Ade hadir bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan para direktur RSUD dalam upaya memperkuat komitmen daerah terhadap layanan kesehatan ibu dan anak.

Dalam kegiatan ini, Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai salah satu wilayah pilot project nasional bersama Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, serta menangani stunting pada anak.

“Kami berharap peningkatan kesehatan di Indonesia khususnya disetiap daerah dapat kita atasi bersama untuk mencegah angka kematian ibu dan kematian bayi,” tandas Jaro Ade pada Selasa (10/6).

Jaro Ade juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi daerah, seperti ketimpangan akses layanan kesehatan, angka stunting yang masih tinggi, hingga persoalan penyakit tidak menular dan infeksi.

“Kami berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mengatasi permasalahan terkait kesehatan, kita akan terus tingkatkan lagi pelayanan untuk masyarakat,” kata Jaro Ade.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam program ini.

Menurutnya, langkah intervensi akan dijalankan dalam waktu tiga bulan ke depan, dimulai dari puskesmas, klinik, rumah sakit daerah, hingga pemerintah desa.