PENAJABAR.COM, JAKARTA – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu, 9 Juli 2025.
Acara ini bertujuan memperkuat kerja sama antara KPK dan pemerintah daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Turut mendampingi Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, dan Plt. Inspektur Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan itu, sejumlah Gubernur dan Ketua DPRD menandatangani komitmen antikorupsi yang disaksikan langsung oleh Ketua KPK RI, Johanis Tanak.
Dalam arahannya, Johanis menegaskan pentingnya pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan menjunjung prinsip good governance.
Ketua KPK RI juga menekankan bahwa penggunaan anggaran publik harus dilakukan secara akuntabel, efisien, dan efektif demi kepentingan rakyat.
“Anggaran yang diperoleh dari rakyat harus dipergunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan publik, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Johanis pada Rabu (9/8).
Johanis juga memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang konsisten melakukan reformasi birokrasi.
Ia mengajak seluruh pejabat publik untuk bekerja dengan integritas, menjunjung nilai-nilai Pancasila, serta mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan berkeadilan.***