PENAJABAR.COM, NANGGUNG - Longsor yang menutup akses jalan Malasari–Nirmala di wilayah kerja UPT IJJ Wilayah VI, Kabupaten Bogor, segera ditangani oleh 20 personel yang diterjunkan sejak malam hari setelah bencana terjadi, Rabu (22/4/2026).
Atas instruksi langsung Bupati Bogor Rudy Susmanto, tim lapangan mengoptimalkan langkah percepatan (gercep) penanganan longsor Malasari–Nirmala.
Pemerintah Kabupaten Bogor berencana menurunkan alat berat pada keesokan harinya guna mempercepat evakuasi material longsor yang menutup badan jalan.
Informasi ini disampaikan Diskominfo Kabupaten Bogor berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan.
Selain penanganan longsor Malasari–Nirmala, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memantau jalur Jasinga–Koleang di Kecamatan Jasinga yang terpantau rawan longsor.

Kondisi tebing tinggi di sisi jalan tanpa tembok penahan tanah menjadi perhatian serius karena berpotensi membahayakan pengguna jalan, ditambah sisi lainnya yang juga berbatasan dengan tebing.
Penanganan pada titik longsoran di ruas Jasinga–Koleang telah dilakukan untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan serta mencegah potensi longsor susulan.
Sebanyak 20 personel bekerja secara intensif di lapangan agar akses jalan dapat segera kembali normal.
Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat, terutama yang melintas di jalur rawan longsor, untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.***