PENAJABAR.COM, CIBINONG — Bupati Bogor Rudy Susmanto memerintahkan seluruh aparat terkait untuk siaga penuh dan menyiagakan tim tanggap bencana serta logistik darurat guna menghadapi prediksi cuaca ekstrem dari BMKG yang diperkirakan berlangsung selama sepekan ke depan di wilayah Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Prediksi cuaca yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi hujan deras dan badai di wilayah Jabodetabek, termasuk Kabupaten Bogor.

Fenomena ini disebabkan oleh kondisi atmosfer yang tidak biasa sehingga musim kemarau mundur lebih lama dari biasanya.

Bupati Bogor juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menangani risiko bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca buruk tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat dengan menyiagakan seluruh tim tanggap bencana di lapangan. Semua tim tanggap darurat bencana standby untuk penanganan bencana," jelas Rudy Susmanto pada Minggu (13/7).

Selain mengerahkan personel tanggap darurat, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan logistik dan peralatan darurat di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial sebagai bagian dari langkah cepat penanggulangan.

“Seluruh SKPD kami dorong turun langsung ke lapangan, baik untuk penanganan pasca bencana maupun pencegahan di lokasi rawan,” tambah Bupati Bogor.

Rudy juga mengungkapkan bahwa berbagai upaya normalisasi saluran air dan penataan kawasan Puncak tengah berjalan meskipun sebagian wilayah tersebut bukan kewenangan langsung Pemkab Bogor.

“Kami tetap turun tangan karena keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama kami,” tegasnya.