CIBINONG — Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan komitmennya dalam mengembangkan Geopark Nasional Bogor Halimun Salak sebagai salah satu prioritas strategis Pemkab Bogor. 

Dukungan tersebut disampaikan saat ia menerima kunjungan tim penilai Geopark Nasional di Pendopo Bupati pada Senin, 19 Mei 2025.

Langkah Pemkab Bogor tidak sebatas simbolik. Rudy Susmanto menegaskan pemerintah akan mengalokasikan anggaran secara khusus melalui APBD Perubahan 2025 hingga APBD murni 2029 untuk mendukung infrastruktur dan promosi kawasan Geopark. 

Selain itu, promosi akan diintegrasikan ke semua lini, dari hotel, sekolah, hingga tingkat desa.

“Kami tidak setengah-setengah. Predikat Geopark Nasional yang diraih pada 2018 bukan sekadar label. Kami siap melangkah lebih jauh,” kata Rudy Susmanto pada Senin (19/5).

Pemerintah juga tengah mempersiapkan peningkatan akses menuju lokasi wisata berbasis alam ini, termasuk pembangunan rambu-rambu penunjuk arah dari Sentul hingga Nanggung. 

Rudy Susmanto juga mengarahkan 15 kecamatan dan 172 desa disekitar kawasan Geopark untuk ikut serta menjadi agen promosi dan edukasi publik.

“Kami pastikan, mulai dari Sentul hingga Nanggung, akan ada rambu-rambu penunjuk Geopark. Sekolah-sekolah di 15 kecamatan dan 172 desa juga akan menjadi agen promosi dan edukasi,” tandasnya.

Dalam paparannya, Rudy Susmanto menyinggung pesan pribadi Presiden RI yang menjadi pengingat moral penting yakni "Bogor halaman rumah saya, tolong jaga lingkungan kami, tolong jaga hutan kami."