PENAJABAR.COM, NANGGUNG - Warga Kampung Pabuaran RT 01/RW 02, Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mengalami krisis air bersih hampir tiga bulan akibat kemarau panjang, memaksa Pemerintah Desa Hambaro bersama Muspika Kecamatan Nanggung menggelar musyawarah penyaluran air di Kantor Desa Hambaro, Jumat (10/7/2026).


Kepala Desa Hambaro, H. Firdaus, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (10/7/2026). 


Musyawarah tersebut dihadiri seluruh ketua RT dan RW se-Desa Hambaro serta jajaran Muspika Kecamatan Nanggung, termasuk Sekretaris Kecamatan (Sekcam).


"Tadi saya sudah Musyawarah di desa beserta seluruh RT RW dan dihadiri Muspika," ujar H. Firdaus, Kepala Desa Hambaro Kecamatan Nanggung, kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).


H. Firdaus menjelaskan bahwa musyawarah tersebut membahas penyaluran air bersih bagi warga.


Ia mengungkapkan bahwa sumber mata air di wilayah RW 02 kerap mengering setiap musim kemarau, meski sudah pernah dilakukan pengeboran didekat masjid setempat.


"Mata air mungkin kurang memadai. Karena setiap musim panas air mengering di RW 02 dan sudah pernah di Bor dekat Masjid RW 02 dengan kedalaman 106 meter tapi airnya gak ada," kata H. Firdaus.


Sebelumnya diberitakan, pada Kamis (9/7/2026), Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Cabang Pelayanan Lewiliang mengirimkan bantuan air bersih menggunakan dua unit mobil tangki dengan total delapan ribu liter ke Kampung Pabuaran. 



Antrean warga terbentuk begitu tangki tiba, dan air ribuan liter tersebut habis hanya dalam hitungan jam.