PENAJABAR.COM, SUKAJAYA – Wakil Bupati Bogor Jaro Ade meninjau progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana di Blok Cipandawa, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor pada Kamis, 10 Juli 2025.

Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan penyelesaian seluruh hunian ini rampung pada akhir 2025. 

Kunjungan kali ini turut dihadiri Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana, serta unsur DPKPP, Dinas Pertanian, dan jajaran Kecamatan Sukajaya.

Jaro Ade menegaskan bahwa pembangunan saat ini masih berjalan di satu titik lokasi, yakni Cipandawa 1, dengan progres 80 unit rumah.

“Kita melihat perkembangan pembangunan hunian tetap yang dianggarkan tahun 2025 ini baru satu titik di Kecamatan Sukajaya. Ada 80 unit yang sedang diproses, mudah-mudahan bisa segera selesai karena kita juga mengejar waktu,” ujar Jaro Ade pada Kamis (10/7).

Sementara itu, lokasi kedua di Cipandawa 2 yang rencananya akan dibangun 220 unit hunian, masih berada pada tahap awal pembukaan lahan (land clearing).

Dengan begitu, total unit Huntap yang ditargetkan pemerintah di kawasan ini mencapai 300 unit.

Pemerintah Kabupaten Bogor, kata Jaro Ade, berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh unit Huntap hingga tuntas di tahun 2025, sesuai harapan Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Meski begitu, Wakil Bupati Bogor itu pun menyoroti pentingnya efisiensi anggaran mengingat kebutuhan pembangunan daerah lainnya seperti pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar juga harus diprioritaskan.