PENAJABAR.COM, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Kabupaten Bogor pada Senin, 3 November 2025. 

Kegiatan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk berkolaborasi aktif bersama pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat dalam memperluas akses masyarakat terhadap perumahan yang inklusif dan berkeadilan.

“Saya bersama Pemerintah Pusat dan Provinsi dan jajaran Pemkab Bogor berkomitmen menghadirkan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Rudy Susmanto yang dikutip dari laman resmi Pemkab Bogor pada Senin (3/11).

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menilai sektor perumahan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi nasional, terutama dalam upaya mengurangi kemiskinan ekstrem di daerah-daerah berkembang seperti Kabupaten Bogor.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini menunjukkan tren positif berkat kontribusi nyata dari sektor perumahan rakyat.

“Pertumbuhan ekonominya bagus, dan saya yakin itu karena faktor perumahan. Rumah subsidi banyak dibangun, kegiatan konstruksi meningkat, dan itu membuka banyak lapangan pekerjaan. Satu rumah subsidi bisa menyerap tenaga kerja 4-5 orang, belum termasuk toko bangunan, sopir angkutan material, warung, dan industri seperti semen dan pasir,” ujar Maruarar.

Ia juga berencana menetapkan Key Performance Indicator (KPI) yang mengukur tingkat penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dan pembangunan rumah subsidi.

Kabupaten Bogor diharapkan menjadi salah satu daerah dengan capaian tertinggi di Indonesia, mengingat wilayah ini menjadi pusat perhatian nasional.