PENAJABAR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat penataan kawasan Puncak melalui langkah terstruktur yang dipimpin langsung oleh Rudy Susmanto, dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Soekarno Hatta Pendopo Bupati Bogor pada Kamis, 6 November 2025.

Rapat dilakukan bersama perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk membahas strategi lintas sektor guna menata kawasan strategis nasional tersebut.

Kawasan Puncak dipandang sebagai jalur vital bagi transportasi antardaerah dan sektor pariwisata Kabupaten Bogor.

Dalam pertemuan itu, Rudy Susmanto selaku Bupati Bogor menegaskan bahwa penataan harus menyentuh persoalan infrastruktur, sosial, ekonomi, hingga lingkungan.

“Penataan kawasan Puncak bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kita ingin menciptakan kawasan yang tertib, asri, dan berkelanjutan,” ujar Rudy Susmanto yang dikutip dari laman resmi Pemkab Bogor pada Jumat (7/11).

Pemerintah Kabupaten Bogor akan memulai pembangunan skala besar pada tahun 2026, namun tahap awal seperti pembenahan administratif, perbaikan teknis, serta penataan kecil di lapangan sudah berjalan sejak tahun ini.

Langkah ini diperlukan untuk memastikan percepatan pekerjaan dan mengurangi potensi hambatan.

Rudy Susmanto menekankan bahwa banyak pihak memiliki kewenangan di kawasan Puncak sehingga kolaborasi menjadi faktor penentu keberhasilan.

Ia menyebut bahwa jalur nasional, saluran air, utilitas publik, hingga penertiban bangunan harus dikerjakan secara terkoordinasi.