PENAJABAR.COM, LEUWILIANGRuas jalan lingkar di kawasan Terminal Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga akibat kondisinya yang rusak dan berlubang selama hampir satu bulan terakhir. 


Kerusakan ini menghambat pergerakan pengendara motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintasi jalur tersebut setiap hari.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, kewenangan perbaikan dan perawatan jalan lingkar Terminal Lewiliang berada di bawah UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah V Leuwiliang, yang bernaung di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor.


Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada penanganan nyata di lapangan.


Komar (34), pengendara motor yang rutin melintasi jalur tersebut menuju Kecamatan Rumpin, mengaku resah dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.


"Setiap hari saya lewat jalan lingkar Lewiliang, sudah lebih dari sebulan kondisinya rusak," ujarnya, Selasa (28/07/2026).


Menurutnya, jalan berlubang ini cukup mengganggu, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari atau saat kondisi jalan basah oleh hujan, karena lubang menjadi sulit terlihat dan berpotensi membahayakan keselamatan.


Sementara itu, Kepala UPT Jalan dan Jembatan Leuwiliang, Punti Minesa, saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (28/07/2026), belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana perbaikan jalan lingkar Terminal Lewiliang tersebut.


Kondisi jalan rusak di kawasan Terminal Lewiliang ini menambah daftar panjang keluhan warga terhadap infrastruktur jalan di wilayah barat Kabupaten Bogor, khususnya jalur-jalur yang menghubungkan aktivitas warga sehari-hari seperti area terminal dan jalur menuju kecamatan tetangga.