PENAJABAR.COM, TENJO – Bupati Bogor meresmikan Flyover Soebianto dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tenjo sebagai hasil kolaborasi strategis antara Pemkab Bogor, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan Agung Podomoro Group yang berlangsung di Gedung Podomoro Marketing Gallery, Tenjo pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Infrastruktur yang dibangun tanpa menggunakan dana APBD ini menjadi langkah penting dalam memperkuat aksesibilitas, mobilitas, dan keselamatan masyarakat di kawasan Tenjo dan sekitarnya.

Selain peresmian flyover, kegiatan tersebut juga mencakup penandatanganan hibah lahan untuk PDAM Tirta Kahuripan dan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Bogor dan PT KAI untuk optimalisasi pengelolaan lahan di sembilan stasiun wilayah Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap percepatan pembangunan infrastruktur Kabupaten Bogor.

Ia menilai Flyover Soebianto merupakan bukti nyata bagaimana sinergi lintas sektor mampu menghasilkan karya yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Semoga kolaborasi ini dapat terus meningkatkan aksesibilitas, mendukung mobilitas, dan menjaga keselamatan masyarakat,” ungkap Rudy Susmanto yang dikutip dari laman resmi Pemkab Bogor pada Rabu (22/10).

Menurut Rudy Susmanto, pembangunan Flyover Soebianto menjadi tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Bogor, karena dilaksanakan melalui inisiatif non-APBD yang mengedepankan efisiensi anggaran dan kolaborasi produktif antara pemerintah, BUMN, dan swasta.

Bupati Bogor itu pun berharap sinergi semacam ini terus berlanjut untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan layanan publik yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, Executive Vice President PT KAI (Persero) Yuskal Setiawan menyebut proyek ini tidak hanya menjadi simbol penyerahan infrastruktur, tetapi juga bentuk nyata dari pengelolaan aset bersama yang produktif.