PENAJABAR.COM, NANGGUNG - Kondisi memprihatinkan gedung SDN Cadas Leueur di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kembali jadi sorotan usai Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi IV, Usep Nukliri, terkejut saat melakukan kunjungan langsung ke sekolah tersebut, Selasa (21/7/2026).
Usep Nukliri, politisi PAN dari Dapil V yang membidangi bidang pendidikan dan kesehatan, mengungkapkan keterkejutannya melalui video yang dikirimkan kepada wartawan.
"Ya Allah Astaghfirullah. Aii kieu mah geus parah (Sudah begini itu udah parah)," ucap Usep dalam video tersebut, Selasa (21/7/2026).
Kunjungan ini berlangsung sehari setelah pihak sekolah memutuskan kegiatan belajar-mengajar (KBM) digelar di luar ruangan kelas menggunakan tenda terpal, Senin (20/7/2026).
Kepala SDN Cadas Leueur, Hj. Juhaeriyah, menegaskan langkah ini diambil demi keselamatan ratusan siswa dan guru, mengingat kondisi bangunan yang nyaris roboh.
"Kalau musibah terjadi di jam belajar, siapa yang akan bertanggung jawab? Kami tidak mau ambil risiko," tegas Juhaeriyah.
Langkah antisipasi ini diambil karena kekhawatiran gedung SDN Cadas Leueur bisa mengalami nasib serupa dengan SDN Nangela dan SDN Ciketug di Kecamatan Nanggung yang sebelumnya sudah ambruk.
"Setiap hari di jam sekolah dibuat merasa gak tenang was-was, maka kami berinisiatif membuat tenda terpal untuk kegiatan belajar," kata Juhaeriyah kepada wartawan, Minggu (19/7/2026).
"Kami sebagai kepala sekolah merasa bertanggung jawab terhadap keselamatan semua yang ada di lingkungan SDN Cadas Leueur. Kami tidak mau mengambil risiko kalau seandainya gedung SDN Cadas Leueur itu terjadi ambruk," jelasnya.