PENAJABAR.COM, CIBINONG – Kasus pencurian menimpa salah satu penghuni perumahan elit The Anggana Village, Cibinong pada Kamis, 11 September 2025 sekitar pukul 03.30 WIB.
Sepeda lipat Ecosmo 10 Limited Edition senilai Rp15 juta milik warga berinisial DR raib saat terparkir didepan rumah.
Korban melaporkan kejadian ini ke kepolisian setelah mendapati barang berharganya hilang sepulang mengantar anak ke sekolah.
“Saya sudah membuat laporan polisi (LP). Tapi yang bikin kecewa, pihak pengembang hanya menjanjikan akan memperketat keamanan, tanpa ada tanggung jawab ataupun ganti rugi,” ungkap DR kepada wartawan pada Kamis (2/10/2025).
Kasus ini menimbulkan sorotan tajam terhadap sistem keamanan yang selama ini dijanjikan pengembang Adhi Persada Properti (APP).
Konsep one gate system yang dipromosikan sebagai standar keamanan justru dipertanyakan, karena terbukti masih menyisakan celah hingga pencurian bisa terjadi.
Menurut korban, pengembang seharusnya lebih sigap menutup titik rawan sejak awal, bukan menunggu adanya korban.
Kejadian ini, menurut DR, meruntuhkan citra keamanan kawasan perumahan yang selama ini dijual dengan label elit.
“Kenyataannya pengembang sendiri mengakui masih ada celah pagar yang terbuka. Itu artinya sudah tahu ada titik rawan, tapi dibiarkan. Setelah ada kasus seperti ini baru mau bergerak. Saya jelas kecewa,” tegas DR.
