PENAJABAR.COM, LEUWILIANG Penerangan Jalan Umum (PJU) padam di sepanjang ruas jalan nasional gelap gulita dalam beberapa waktu terakhir, dari Jasinga, Tenjo, Cigudeg, Leuwisadeng, Leuwiliang, Ciampea, Cibungbulang, hingga Dramaga, Kabupaten Bogor.


Warga menilai kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan dan gangguan keamanan di malam hari.


Manager PLN ULP Leuwiliang, Riyansyah, membenarkan adanya pemutusan aliran listrik untuk PJU di kawasan tersebut. 


Ia menjelaskan, PJU tersebut merupakan aset milik Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan pemutusan dilakukan karena tunggakan pembayaran selama lima bulan terakhir.


"Terkait PJU, itu merupakan aset BPTJ, sementara pemutusan dilakukan lantaran adanya kendala pembayaran dari BPTJ dari 5 bulan ini," ungkap Riyansyah, Senin (18/05/2026).


Menurutnya, jumlah PJU yang diputus alirannya cukup banyak dengan nilai tunggakan mencapai jutaan rupiah, tersebar dibeberapa kecamatan.


"Cukup banyak (pemutusan listrik PJU), nilainya bisa sampai jutaan, dan itu tersebar di beberapa wilayah, tidak hanya Leuwiliang, namun sampai ke wilayah Jasinga, Tenjo, Cigudeg, Leuwisadeng, sampai ke Lewiliang, Ciampea, Cibungbulang, Dramaga," jelasnya.


Selain PJU, belasan lampu lalu lintas di ruas jalan nasional turut padam. Kondisi ini membuat sejumlah pengendara kehilangan panduan di persimpangan, terutama pada jam-jam rawan.



Komar (43), warga yang sehari-hari melintas di jalur tersebut, mengeluhkan kondisi ini.