PENAJABAR.COM, CIBINONG - Memasuki musim kemarau, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bogor agar menghemat air bersih dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk kebakaran hutan, pada Rabu (8/7/2026).

Wakil Bupati Bogor yang akrab disapa Jaro Ade menegaskan bahwa ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan utama yang harus dijaga bersama selama musim kemarau.


Masyarakat diminta mulai menerapkan pola hidup hemat air sebagai langkah antisipasi menghadapi berkurangnya debit air.


"Kami Pemerintah Kabupaten Bogor menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat mengantisipasi datangnya musim kemarau dengan menghemat penggunaan air bersih. Di musim seperti ini, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat," ujar Ade Ruhandi pada Rabu (8/6).

Selain mengajak masyarakat umum, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengajak para pelaku usaha diseluruh desa dan kecamatan untuk berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).


Bantuan tersebut diharapkan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang berpotensi mengalami kesulitan akses selama musim kemarau.


"Kami juga mengimbau kepada para pengusaha yang berada di wilayah Kabupaten Bogor agar berpartisipasi melalui program CSR untuk kepentingan masyarakat, salah satunya membantu penyediaan air bersih bagi warga yang membutuhkan," tambah Ade Ruhandi.

Disisi lain, Jaro Ade juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran yang kerap meningkat saat musim kemarau. Ia meminta masyarakat tidak membakar sampah secara sembarangan, baik disekitar rumah maupun di lokasi penampungan sampah.


"Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Hal-hal kecil seperti ini dapat menjadi pemicu kebakaran yang membahayakan lingkungan maupun permukiman warga," tegasnya.